Analisis Numerik Orde Rendah Mengenai Pengaruh Geometri Winglet terhadap Karakteristik Aerodinamika Sayap B737NG dan A320 Menggunakan Python
Kata Kunci:
winglet, hambatan induksi, rasio daya angkat terhadap hambatan, phyton, aerodinamikaAbstrak
Winglet adalah perangkat aerodinamis ujung sayap yang digunakan untuk mengurangi hambatan yang disebabkan oleh gaya angkat dengan melemahkan pusaran ujung sayap dan meningkatkan distribusi gaya angkat efektif sepanjang sayap pada sayap berukuran terbatas. Penelitian ini mengembangkan kerangka kerja Python orde rendah yang dapat direproduksi untuk membandingkan karakteristik aerodinamis model sayap B737NG yang dilengkapi dengan winglet split scimitar dan model sayap A320 yang dilengkapi dengan sharklet. Model ini menggabungkan koreksi kemiringan gaya angkat sayap terbatas, formulasi hambatan induksi, model hambatan total yang disederhanakan, estimasi gaya dari tekanan dinamis, regresi polinomial orde dua, dan analisis sensitivitas parameter. Tiga sudut serang, yaitu 0 derajat, 5 derajat, dan 10 derajat, dievaluasi berdasarkan asumsi pra-stall. Hasil perhitungan mencakup koefisien angkat, koefisien hambatan induksi, koefisien hambatan total, gaya angkat, gaya hambatan, rasio angkat-ke-hambatan berdasarkan hambatan induksi, dan rasio angkat-ke-hambatan total. Simulasi utama menunjukkan bahwa rasio angkat-ke-hambatan total tertinggi terjadi pada 5 derajat, mencapai 17,7567 untuk sayap split scimitar dan 17,5217 untuk sharklet. Regresi polinomial memperkirakan maksimum lokal masing-masing pada 6,83 derajat dan 6,79 derajat. Analisis sensitivitas menegaskan bahwa peningkatan faktor efisiensi Oswald dan rasio aspek efektif mengurangi hambatan total dan meningkatkan efisiensi aerodinamis. Keunikan studi ini terletak pada alur kerja penyaringan yang transparan dan sepenuhnya berbasis Python, yang mengimplementasikan teori sayap terbatas untuk perbandingan sayap tambahan pada tahap awal sebelum validasi dinamika fluida komputasional berpresisi tinggi atau uji terowongan angin.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Achmad Ferdinand Syach Ferdinand, Ahmad Atif Fikri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Open Access
International Journal of Engineering and Automation is an open access journal which means that all content is freely available without charge to users or their institutions. Users do not have to register to access the journal’s content. IJEA provides immediate open access to its content, without any embargo period. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search, reuse or link to full text articles without asking prior permission from the publisher or the author as long as proper citation of the original publication is given. This is in accordance with the Budapest Open Access Initiative definition of open access.
Copyright and Licensing
The IJEA content is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International license (CC BY 4.0). Authors retain unrestricted copyright and publishing rights of their articles. Authors grant the Publisher NAJAHA a license to publish the article and identify itself as the original publisher. Authors also grant any third party the right to use or reuse the article freely as long as its original authors and citation details are identified.
Self-Archiving
IJEA allows and encourages authors to self-archive their articles on institutional or other specialized repositories, their personal websites and social-networking sites such as ResearchGate and Academia.edu. Authors are advised to use the final PDF version published on the Journal’s website for self-archiving purposes. However, it’s not an obligation and authors are free to use the version they prefere; pre-print, post-print or publisher’s PDF version.
There is no embargo on the self-archiving of articles. Authors are allowed deposition of articles on repositories, personal websites and social-networking sites immediately after publication on the journal website. Accepted manuscripts can be also self-archived by authors.






